P A S E D U L U R A N

Tempat Sedulur Ketemu Sedulur


Bisnis Perpakuan Memang Asoyyyy...

Sudah seharusnya paku itu diletakkan pada tempatnya, yaitu ketika rika lagi bangun rumah or memperbaiki sesuatu yang memang menggunkan paku sebagai perekatnya..Namun, bagaimana keadaannya kalo paku diletakkan tidak pada tempatnya, di jalan raya misalnya, trus apa tujuan paku disebar dijalan raya?? bukannya jalan raya itu tempat berlalu lalang kendaraan bermotor?? trus apa hubungannya paku, jalan raya, dan kendaraan bermotor?? apakah mereka bertiga masih satu kerabat atau masih sedulur raket?? yo embuh tanyaken sendiri sama diri rika...

Saiki jaman edan, nek ora edan ora melu keduman..Saiki jaman wis susah, rego-rego kebutuhan hidup menjadi selangit (emang dah pernah ke langit apa??)..Kaki jadi kepala, kepala jadi kaki, telinga jadi mulut, mulut jadi mata, wis pokoke ora karuan babar belas..Yang baik jadi buruk, yang buruk jadi baik, kambing dibedakin dan brengesi sampai kinyis-kinyis dah banyak cowok yang terkintil-kintil bin naksir..Namun, ditengah hiruk pikuk hal tersebut ada sebagian orang yang memanfaatkan keadaannya dengan menjadikan acara bisnis (menari diatas penderitaan orang lain)..

Jangan heran bila rika yang ndeso bin katrok berkunjung ke metropolis sampai aajeb aajeb (eh salah maksudnya 'ajib=heran)..Pagi-pagi buta, kumandang shubuh belum aja dikumandangkan jalan dah penuh sesak dengan kendaraan bermotor, saling berebutan jalan untuk mengejar sesuap nasi katanya..Tiap detik adalah monkey (time is monkey, baca money), terlambat beberapa detik aja, bisnis, rapat yang dah disiapkan bermiliar-miliar bisa hancur secara tiba-tiba..Pokoknya time is monkey (baca money) lah...Jutaan kendaraan motor dalam hitungan detik, menit telah memenuhi jalan2 raya yang rata-rata hanya berlebar 5-6 meteran itu..Ngepot kanan ngepot kiri sudah hal yang lumrah dimetropolis sini...

Makanya ditengah orang-orang lagi asyik masyuk dengan kehidupannya yang serba semrawut, bermuncullah bisnis-bisnis menggiurkan seperti bisnis perpakuan dengan dalih sekarang jaman susah, nyari uang juga susah, nyari pekerjaan yang gampang2 ajalah...Pekerjaannya mudah saja, yaitu nyebar paku dijalanan (wis jan, kurang ajar wong gemblung ini)..Ada beberapa alat yang harus rika siapkan, yaitu: paku, ban bekas, alat penjepit, minyak tanah plus korek, pompa, ember berisi air, dan obeng..udah, itu aja modalnya..gampang kan...

Caranya mudah saja, yaitu
1. Paku disebar dijalanan (eitt, awas jangan ada sampai ada orang yang nglihat, klo ada yang nglihat bisa berabe nanti, bakal bonyok ntar rika), bagusnya sih waktu malam jam 12 malam, malam jumat kliwon, pas maling lagi pada keluar (haiahh)...
2. Habis itu, tinggal tungguin deh, bakal banyak korban berjatuhan pastinya, bakal panen uang pasti...

Tapi, ternyata, yang sering jadi korban adalah inyong salah satunya..kemarin malam aja, inyong malam-malam harus nuntun motor butut inyong..ehhh, baru beberapa meter melangkah dah dilambai-lambai oleh tangan bermuka senyuman, sambil bilang bocor ya mas yaa..sini mas ditambal sini ajahh...Dan tidak hanya sesekali inyong dilambai-lambai oleh tangan bermuka manis itu, tapi sudah berkali-kali aja...

Cobalah rika sempatkan waktu untuk mencoba mermotor ria pagi-pagi melalui daerah jalan raya bekasi, pasti inyong bakal nemuin tukang tambal ban dengan pegawai berjumlah 5 orang (weleh2, nambal ban aja pegawainya sampai 5 orang)..dan tambal ban tersebut selalu ramai dikunjungi para bicker maupun mobiler dengan keluhan yang sama, yaitu ban mereka bocor semua kena paku dijalanan (paku kok ada dijalanan, bukannya paku itu ada di toko bangunan, trus yang naruh siapa, yo embuh)...

Namun gimana sebenarnya bisnis perpakuan dijalanan tsb, mari kita tanyakan pada ahlinya...
Thole gondhes= Pak kyai gimana sih hukumnya nyebar paku dijalanan pak??
Pak kyai= Nyebar paku dijalanan buat opo to lee?? bukannya paku itu salah satunya buat bahan gawe rumah itu kan??
Thole gondhes= itu loh mbah, buat nyari uang, nanti klo korbannya banyak kan kita bisa banyak meraup untung banyak Pak??
Pak kyai= Wah itu harom lee, ada kok ayatnya وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. (QS. 2:188))
Thole gondhes= Ooo, trus kepriben pak kyai??
Pak kyai= Ya udah, klo dah tahu ayatnya, ya ditinggalin aja perbuatan itu toh lee..
Thole gondhes= Sendiko dawuh pak kyai

Almufrodat/kosakata:
1. Saiki jaman edan, nek ora edan ora melu keduman: Sekarang jaman udah gila/gak waras, kalo tidak ikut gila gak bakal kebagian
2. Rego-rego=harga-harga
3. Ora karuan babar belas= Menjadi capur aduk, semrawut
4. Mbrengesi=dikasih gincu

6 Responses to “Bisnis Perpakuan Memang Asoyyyy...”

  1. # Blogger NdaH

    waduh ...
    bersenang² di atas penderitaan orang lain *sigh*  

  2. # Blogger Sibolang

    to mbak endah===>iya tuh..lagian sich..loh kok malah nyalah-nyalahin.he..hee  

  3. # Anonymous Anonymous

    MasyaAlloh.. hari gini, masi ada aja orang yang kayak gitu.

    mudah2an Alloh kasi pelajaran kepada orang2 yang dzalim seperti itu,

    Seperti kata kang gondhes:
    :Awas ya kalo ga kasi comment? hehehe.. ga kang.. becanda!!

    Ya wes, tak tunggu cerita2 yang laen yo!!!


    Martik  

  4. # Blogger Sibolang

    to mas martik===> weladhalah, jangan buka aib disini dong..he..hee

    Lawannya adil itu dholim kang, orang dholim itu Allah kasih laknat pada dia (Laknatullah 'ala addhoolimin)...kita berdoa semoga Alloh tidak menjadikan kita sebagai golongan orang2 yang dholim..  

  5. # Anonymous Anonymous

    Astaghfirullah....
    iya pak...jaman saeki jan edan tenan...yen weteng ngelih opo bae dilakoni ra peduli karo wong liya...
    jan ora mikir keslametane wong maning...dunia dunia...


    Chitink  

  6. # Blogger Sibolang

    to mas chitink===>bener mas, orang-orang dah banyak yang chitink (baca sinting)  

Post a Comment



© 2006 P A S E D U L U R A N | Blogger Templates by GeckoandFly.
No part of the content or the blog may be reproduced without prior written permission.
Learn how to make money online | First Aid and Health Information at Medical Health